Mempertanyakan Industri Musik dan Musik Industri

Banyak yang berpendapat bahwa untuk bisa bertahan di industri musik, maka para pelaku musik di dalamnya pun harus memproduksi musik yang sifatnya “industri”, dan mereka sering menyebutnya sebagai “Musik Industri”. Sering gw ketemu situasi di mana gw sedang ngobrol dengan beberapa musisi yang menjelaskan musik yang dimainkannya dengan sebutan itu, dengan latar belakang pemikiran bahwa mereka memang ingin sukses di industri musik. Namun apa sih yang ingin masing-masing dari kita capai dengan predikat SUKSES itu? Baca tulisan ini lebih lanjut

Sepenggal Kisah Hidup

Gw baru sadari bahwa selama ini gw belum pernah nulis tentang klarinet sampe baru aja gw ketemu blog dari seorang musisi muda, Samuel Adinugraha di http://musisiclass1.blogspot.com/. Di sana ada dua artikel tentang belajar klarinet. Hmm, uda sekitar 6 tahun berlalu sejak gw pertama belajar alat musik ini tapi seinget gw memang belum pernah gw tulis satu artikel pun tentang instrumen ini. Karenanya, gw akan mulai menulis walau mungkin isinya ngga penting-penting amat, hehe.

(kayanya ini taun 2005)

Kenapa gw dulu memutuskan untuk belajar instrumen ini? Sepertinya ini adalah pengalaman menarik yang pertama yang gw awali dengan instrumen ini. Berawal dari keinginan gw untuk bisa ikut main di orkestra. Sejak SMA gw uda sangat amat  kepincut dengan ensembel yang disebut dengan orkestra ini. Terutama waktu itu sekitar tahun 1999 sebuah band metal terbesar dunia (saat itu), Metallica, berkolaborasi dengan San Francisco Symphony Orchestra memainkan lagu-lagu mereka dengan aransemen yang bener2 gokil banget oleh Michael Kamen. Michael Kamen ini sendiri adalah seorang komponis yang banyak bikin musik untuk film seperti Lethal Weapon, Robin Hood-Prince of Thieves, Don Juan, juga X-Men 1. Baca tulisan ini lebih lanjut

Impresi Musikal

Seharusnya gw menulis ulasan tentang resital piano dari seorang teman gw semalam tadi. Tapi apa daya, macetnya ibukota yang semakin menggemaskan ini membuat gw tiba di Goethe Haus tepat ketika sesi kedua akan dimulai. Dan gw pun ketinggalan menyaksikan permainan Bach dan Bartok-nya Nadya Janitra. Jadi, apakah gw pantas menulis sebuah ulasan dari sebuah resital yang nggak gw tonton dengan lengkap? Akhirnya setelah menyaksikan hingga resital berakhir, permainan piano Nadya malam ini bener-bener ngga memungkinkan gw untuk ngga tergerak nulis apapun. Gokil! Mana mungkin pulang dari resital sekelas itu gw nggak bawa pulang perasaan dan pemikiran apapun? Baca tulisan ini lebih lanjut

SERAMBI PROYEK JAZZ!

Adalah sebuah proyek yang tidak bisa diambil alih oleh para pejabat pemerintahan. Suatu proyek yang nilainya tidak bisa diubah naik ataupun turun supaya bisa membawa keberuntungan dan kebahagiaan bagi segelintir kelompok orang. Proyek yang sebaliknya memberi kebahagiaan kepada si penggarap, juga kepada orang-orang lain yang memetik manfaatnya. Proyek ajaib yang melibatkan banyak orang ini pun bahkan tidak memungut bayaran sepeser pun dari semua orang yang menikmatinya. Namun sayangnya proyek ini sebaliknya tidak menjamin secara langsung kantong penggarapnya akan bisa otomatis membengkak, malah sebaliknya menguras tak hanya materi, tapi juga energi. Tapi sungguh ajaib memang, proyek ini bahkan punya kecenderungan bisa membuat penggarapnya mau terus melakukannya lagi dan lagi walau dengan kondisi aneh tersebut di atas. Baca tulisan ini lebih lanjut

Bermusik Sebagai Pilihan Hidup

Dengan begitu banyaknya pilihan di sekitar kita, tentunya kita membutuhkan banyak pertimbangan dalam menentukan apa yang terbaik bagi kita, pilihan mana yang paling cocok untuk kita jalani, termasuk pekerjaan apa yang paling bisa bermanfaat bagi kita. Tidak terkecuali pekerjaan di bidang musik, yang tidak hanya terbatas pada profesi sebagai musisi. Mungkin masih banyak dari antara kita yang belum menyadari bahwa profesi di bidang musik masih menyimpan begitu banyak peluang yang jarang diambil oleh orang-orang. Baca tulisan ini lebih lanjut

ANJRIT! – sebuah catatan dari Masterklas oleh Andy Scott

ANJRIT! Hari ini adalah salah satu hari terbaik dalam hidup gw! Fenomenal! Monumental! Maksimal! Semua yang terjadu hari ini bikin gw makin yakin bahwa apa yang selama ini gw jalani akan membuahkan hasil yang bisa gw banggakan di hari esok. Hari ini gw tidak hanya mendapatkan ilmu dan wawasan yang baru dan amat luas, tapi gw juga mendapatkan seorang teman baik! Baca tulisan ini lebih lanjut

Yang Berkuasa Ternyata Tidak Selalu Berbudaya

Baru saja gw pulang dari studio, di mana gw bantuin band temen gw yang sedang pusing. Ya, temen gw pusing, dan seisi bandnya pun juga pusing, padahal mereka baru saja dikontrak oleh sebuah label rekaman. Wah, kok bisa pusing toh? Nah, justru ini bukan hal yang aneh kalau sebuah band independen tiba-tiba pusing karena dapet tawaran kontrak rekaman suatu label. Betapa tidak, uda jadi rahasia umum di kalangan musisi bahwa bila suatu band dapet tawaran kontrak rekaman, maka serta-merta mereka cukup kehilangan hak eksklusif mereka dalam menentukan arah bermusiknya. Memang ada pengecualian dalam hal ini, di mana ada segelintir (ya, segelintir!) produser rekaman yang dapat melihat potensi kreativitas musikal band yang digawanginya untuk berkarya. Namun secara umum, hal inilah yang dihadapi oleh hampir seluruh anak band yang ketiban kontrak rekaman (setidaknya) di Jakarta. Baca tulisan ini lebih lanjut

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.